Senin, 16 Februari 2009

Prosedur Menyalakan Komputer

Prosedur Menyalakan Komputer

Bagi sebagian orang , menyalakan komputer adalah sesuatu yang mudah. Namun bagi kebanyakan orang yang baru belajar komputer, mereka justru takut maerusakkan komputer tersbut. untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, perhatikan prosedur penyalaan komputer di bawah ini!

a. Sebelum menyalakan komputer, pastikan bahwa perangkat komputer telah dipasang dengan benar. Perhatikan pula kabel- kabel dan konektor lain yang mestinya terpasang seperti kabel power ke CPU, monitor, dan printer, kabel data ke printer, kabel data ke monitor dan sebagainya.

b. Tekan tombol power pada CPU untuk mulai menyalakan komputer.

c. Tekan tombol power pada monitor untuk menyalakan monitor.

Setelah tombol power pada CPU ditekan, komputer akan menyala dan mulai melakukan pengecekan terhadap peralatan-peralatan yang terpasang (hardware). Setelah itu, komputer akan memanggil sistem operasi, yaitu program pengendali komputer beserta semua peralatan yang terpasang padanya . proses pengecekan dan pemanggilan sistem operasi sampai komputer siap menerima perintah dinamakan proses booting.

d. Setelah proses booting selesai, selanjutnya penanganan operasional komputer akan ditangani oleh sistem operasi. Sistem operasi ini akan mengatur setiap masukan, proses, dan keluaran data.

Sistem operasi memiliki tiga fungsi utama, yaitu sebagai berikut .

1) Mengoordinasi dan memanipulai perangkat keras komputer seperti memori, printer, disket, keyboard, mouse, dan monitor.

2) Mengorganisasi file dalam berbagai media penyimpanan seperti disket, harddisk, CD ROM dan sebagainya .

3) Memanajemen error pada perangkat keras dan kehilangan data.

Setelah sistem operasi dijalankan, maka komputer akan menampilkan tampilan gambar sesuai sistem operasi yang digunakan yang menandakan bahwa komputer siap menerima perintah.

Perawatan Printer

Perawatan Printer
Adapun langkah –langkah merawat printer sebagai berikut :
1) Letakkan printer pada tempat yang mudah dijangkau dan tidak mudah terjatuh.
2) Jangan membiarkan cartridge sampai berlama-lama di luar.
3) Jangan menggunakan printer dalam kondisi cartridge tidak berisi tinta ( kering ) hal ini akan menyebabkan cartridge cepat rusak.
4) Isilah cartridge dengan tipe tinta yang telah ditentukan berdasarkan jenis printernya.
5) Ikuti cara-cara atau petunjuk pengisian tinta ke cartridge. Misalnya seperti petunjuk di bawah ini.
Cara menyusun BC-01/BC-02
 Besarkan lubang dengan paku yang tersedia
 Pasang jarum pada tabung suntik
 Masukkan jarum pada lubang yang telah disiapkan sampai ke dalam (ada busa di dalam cartridge) suntik dengan tinta perlahan-lahan +/- 15-20 CC
 Bersihkan head cartridge dengan tissu basah hingga bersih
 Perhatikan hasil cetak jangan sampai tinta di dalam cartridge habis total karena dapat merusak cartridge.
 Segera suntik cartridge yang tintanya habis
 Apabila tinta tidak keluar pada head setelah pengisian, tiup pada lubang pengisian tinta sampai tinta keluar dari head cartrige
Cara menyuntik BC- 03
 Jangan membuat lubang seperti BC-02
 Tekan bola besi ke dalam cartridge
 Pasang jarum pada tabung suntikan
 Masukkan jarum pada lubang yang telah disiapkan, suntik perlahan-lahan sebanyak 25 CC.
 Selesai pengisian tutup lubang dengan bola besi atau karet yang tersedia
 Perhatikan hasil cetak jangan sampai tinta di dalam cartridge habis total karena dapat merusak cartridge
 Bersihkan head cartridge dengan tissu basah
6) Bersihkan seminggu sekali dengan kemoceng atau kain khusus untuk membersihkan printer